Cara menjual Bitcoin: langkah dan hal yang perlu dicek
Menjual Bitcoin di Indonesia dapat dilakukan secara mandiri melalui platform yang terdaftar, tetapi ada beberapa langkah yang sebaiknya Anda lewati dengan hati-hati agar dana dan data Anda tetap aman. Panduan berikut bersifat umum dan tidak mengarahkan Anda pada merek tertentu.
Pilih platform yang jelas
Gunakan bursa kripto yang memiliki identitas usaha transparan dan menampilkan informasi layanan secara terbuka. Perhatikan apakah platform menyediakan buku order, riwayat harga, serta mekanisme penyelesaian transaksi yang dapat Anda telusuri sendiri. Hindari platform yang hanya menampilkan ajakan lewat pesan pribadi tanpa halaman resmi.
Verifikasi akun
Proses verifikasi biasanya meminta data identitas dan rekening bank atas nama Anda sendiri. Pastikan Anda mengunggah dokumen melalui aplikasi atau situs resmi, bukan melalui tautan yang dikirim orang lain. Rekening yang dipakai untuk menerima hasil penjualan sebaiknya memang milik Anda, bukan rekening pihak ketiga.
Cek kurs terhadap grafik
Sebelum menekan tombol jual, bandingkan harga yang ditawarkan platform dengan grafik pergerakan Bitcoin pada periode yang sama. Selisih antara harga jual dan harga pasar wajar bisa muncul karena spread atau biaya layanan. Pahami juga apakah platform memakai kurs tetap atau kurs mengikuti pasar saat order diproses.
Pasang order jual
Tentukan jumlah yang ingin dijual dan jenis order yang sesuai. Order pasar mengeksekusi secepatnya pada harga yang tersedia, sedangkan order limit menunggu harga tertentu tercapai. Periksa ringkasan transaksi sebelum konfirmasi, termasuk biaya dan jumlah rupiah yang akan Anda terima.
Tarik rupiah ke rekening sendiri
Setelah penjualan selesai, ajukan penarikan ke rekening bank atas nama Anda. Cocokkan nama pada akun platform dengan nama pemilik rekening. Simpan bukti penarikan dan catat waktu pengajuan agar mudah dilacak bila ada kendala.
Waspadai pemeriksaan transfer besar
Transaksi bernilai besar dapat memicu pemeriksaan tambahan dari penyedia layanan pembayaran atau bank. Siapkan dokumen pendukung yang menjelaskan asal dana dan tujuan transaksi bila diminta. Jangan panik, tetapi jangan pula mengabaikan permintaan verifikasi yang resmi.
Simpan catatan
Catat setiap penjualan, termasuk tanggal, jumlah Bitcoin, kurs, biaya, dan bukti transfer. Catatan rapi membantu Anda saat perlu menjelaskan transaksi atau menghitung kewajiban pajak.
Tanda bahaya dari calon pembeli
- Meminta pembayaran atau transfer di luar platform, misalnya lewat pesan pribadi.
- Menawarkan harga jauh di atas pasar sebagai iming-iming.
- Meminta Anda mengirim Bitcoin lebih dulu tanpa jaminan penyelesaian.
- Meminta data akun, kode verifikasi, atau akses ke dompet Anda.
- Mendesak transaksi cepat dan menolak menjelaskan identitas.
Jika muncul tanda seperti itu, hentikan komunikasi dan lanjutkan hanya melalui jalur resmi platform.
Panduan lainnya
- Dompet Bitcoin: jenis, kunci, dan cadanganDompet kripto sering disalahpahami sebagai tempat menyimpan koin. Pada kenyataannya, dompet tidak menyimpan…
- Alamat Bitcoin: apa itu dan cara memakainya dengan amanAlamat Bitcoin adalah rangkaian karakter yang dipakai untuk menerima koin. Alamat ini berfungsi seperti nomor…
- Mining Bitcoin: cara kerja dan mengapa bukan uang gratisMenambang bitcoin sering digambarkan sebagai cara mendapatkan koin tanpa modal besar. Kenyataannya, penambangan…